Saring Wilayah Kerja
Kondisi Kumulatif Kelompok Sasaran Prioritas
Calon Pengantin (Catin)
31 Jiwa Terdata
Ibu Pasca Melahirkan (Nifas)
20 Jiwa Terdata
Keluarga Balita
22 Anak Terdata
Peta Sebaran Risiko & Status Gizi Wilayah
Klik marker/pin lokasi untuk melihat detail angka kasus akumulatif.
Kondisi Risiko Calon Pengantin
Sebaran status anemia/KEK kelompok catin.
Kondisi Risiko Ibu Pasca Melahirkan
Proporsi kesehatan masa nifas per sub-wilayah.
Status Gizi Keluarga Balita
Komparasi tingkat stunting dan gizi buruk.
Tentang Model SI SAKTI
MODEL SAKTI adalah platform digital edukasi dan pendataan kesehatan masyarakat yang membantu kader dan tenaga kesehatan dalam memantau kondisi calon pengantin, ibu hamil, ibu nifas, balita, dan keluarga balita secara terintegrasi.
Dengan pendekatan berbasis data, sistem ini mendukung deteksi dini faktor risiko stunting, meningkatkan kualitas edukasi kesehatan, serta membantu mewujudkan generasi sehat, cerdas, dan berkualitas.
Edukasi & Artikel Terkini
Informasi dan panduan gizi terpercaya untuk keluarga sehat.
Peran Keluarga dalam Mewujudkan Generasi Sehat dan Bebas Stunting
Ringkasan Keluarga memiliki peran utama dalam membentuk pola hidup sehat anak. Melalui pemenuhan gizi yang baik, pola asuh yang tepat, dan pemantauan pertumbuhan secara rutin, risiko stunting dapat ditekan sejak dini. Isi Artikel Pencegahan stunting bukan hanya tanggung jawab tenaga kesehatan, tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif keluarga. Orang tua memiliki peran penting dalam: Menyediakan makanan bergizi dan seimbang. Membiasakan perilaku hidup bersih dan sehat. Membawa anak ke Posyandu secara rutin. Memastikan imunisasi anak lengkap. Memberikan stimulasi tumbuh kembang yang sesuai usia. Selain itu, dukungan keluarga terhadap ibu hamil dan ibu menyusui juga menjadi faktor penting dalam memastikan kebutuhan gizi anak terpenuhi sejak dalam kandungan. MODEL SI SAKTI hadir sebagai media edukasi dan pendataan yang membantu kader, keluarga, dan tenaga kesehatan dalam memantau kondisi kesehatan masyarakat secara berkelanjutan. Dengan data yang akurat dan edukasi yang tepat, upaya pencegahan stunting dapat dilakukan lebih cepat dan efektif.
1000 Hari Pertama Kehidupan: Kunci Utama Mencegah Stunting pada Anak
Ringkasan Periode 1000 Hari Pertama Kehidupan (1000 HPK) merupakan masa emas yang menentukan tumbuh kembang anak mulai dari masa kehamilan hingga usia dua tahun. Pemenuhan gizi yang optimal pada periode ini sangat penting untuk mencegah stunting. Isi Artikel 1000 Hari Pertama Kehidupan dimulai sejak janin berada dalam kandungan hingga anak berusia 24 bulan. Pada masa ini, kebutuhan nutrisi harus dipenuhi secara optimal karena berpengaruh terhadap pertumbuhan fisik, perkembangan otak, dan daya tahan tubuh anak. Beberapa langkah penting yang perlu dilakukan antara lain: Memenuhi kebutuhan gizi ibu selama kehamilan. Melakukan pemeriksaan kehamilan secara rutin. Memberikan ASI eksklusif selama 6 bulan. Memberikan MP-ASI yang bergizi dan seimbang. Melengkapi imunisasi dasar anak. Memantau pertumbuhan melalui Posyandu. Kekurangan gizi dalam periode 1000 HPK dapat memberikan dampak jangka panjang terhadap kesehatan dan kualitas hidup anak. Oleh karena itu, edukasi dan pendampingan keluarga menjadi sangat penting dalam upaya pencegahan stunting.